Breaking

Tampilkan postingan dengan label Story bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Story bandung. Tampilkan semua postingan
Juli 15, 2011

Kecelakaan Misterius

Haaiii guys... Mo share cerita ah. Oia gw Hendra yang pernah kirim cerita Hantu Wanita Di Jalan Provinsi. Aku mau cerita lagi nich, tapi seperti biasa ini bukan cerita dari aku pribadi tapi cerita dari orang-orang terdekat aku. Kali ini tetangga aku yang mengalami ketika dia berlibur, langsung aja ea...

Berlibur, siapa sich yang gag pengen ato suka berlibur. Tetangga aku belum lama ini berlibur ke daerahBandung Jawa Barat, sebut saja tetanggaku ini si A dan si B (si A=kakak, si B=Adik).

Singkat cerita mereka berangkat set 10 malam. Di perjalanan mereka melewati jalanan yang biasanya macet tapi waktu ntu jalan ntu gag macet, mereka bersyukur pastinya. Di perjalanan mereka berbincang tentang segala hal. Mereka hidup berdua karena ortu mereka bercerai. Tidak terasa mereka telah sampai di suatu jalan yang cukup terjal ato tanjakan gitu.

Karena jalanan yang sepi karena udah malam, tiba2 ko si A merasakan ada yang aneh dan perasaan tidak menentu menyelimuti si A. Perasaan takut dan trauma karena beberapa tahun yang lalu si A kehilangan sahabatnya di jalan ini yang telah merenggut nyawa sahabatnya akibat kecelakaan parah.

Tiba2 dari arah beberapa ratus meter terdengar suara dentuman, lebih mirip benturan benda yang berat. Walopun jauh tapi sangat jelas terdengar oleh mereka berdua. Mereka kaget dan itu membuat si A jadi teringat sama sahabat dia yang meninggal di jalan itu. Tak lama kemudian jalanan di jalan itu menjadi macet, kemudian si A berfikir apakah ada kecelakaan di depan sana, soalnya tidak mungkin macet di jam selarut malam ini.

Sambil menunggu macet mereka beristirahat. Selama beberapa menit mereka menunggu tapi jalanan tidak ada tanda2 akan bisa jalan lagi. Tapi lama si A berpikir ko kenapa tidak ada kendaraan yang melintas dari arah berlawanan. si A berpikir mungkin ada kejadian yang menyebabkan jalan jadi macet.

Sudah satu jam berlalu dan macet pun tak kunjung usai, akhirnya si A memutuskan untuk melihat dah ternyata macetnya panjang sekali. Karena penasaran akhirnya si A lari untuk melihat apa yang terjadi di depan sana. Ternyata memang bener disana sudah banyak kerumunan orang. Dan setelah mendekat si A mendengar banyak sekali orang berteriak panik, dan ternyata ada sebuah truk besar terguling melintang di tengah jalan dan menimpa tiga mobil yang menyebabkan rusak ketiga mobil tersebut.

Orang2 sekuat tenaga untuk mengeluarkan korban dari mobil tersebut. Banyak darah yang mengalir di jalanan sampe si A ngerasa mual karena belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Mana ambulan pasti terjebak macet juga menuju kesini. Ketika itu pula si A mendengar ada orang menangis dipinggir jalan di bawah pohon. Orang tersebut memakai baju yang penuh dengan darah dan kepalanya penuh dengan darah yang kering. si A berpikir mungkin itu adalah orang yang berhasil lolos dari kecelakaan maut itu. Si A pun menghampirinya, si A pun menanyakan ke si bapak tersebut, tapi si bapaknya setelah ditanya malah semakin nangis tapi tetep mencoba menjawab pertanyaan si A.

Si bapak itu mengeluh istrinya yang masih di mobil yang tergencet sambil menunjuk. Si A mencoba menenangkan si bapak tersebut dan si bapak pun bisa sedikit tenang. Si bapak ngomong pengen ketemu sama istrinya. Si A pun menemani bapak tersebut.

Sambil menemani si bapak itu, si A melihat seorang wanita yang tidak jauh dari mereka. Wanita itu juga di bawah pohon lainnya, tapi tidak menunjukan ekspresi apapun. Baju wanita itu pun sama penuh dengan darah namun dia nampak tenang dan tidak kesakitan. Entah kenapa si A berpikir mungkin itu istri bapak yang si A temenin.

Tanpa pikir2 si A nanya ke si bapak itu menanyakan ciri2 istrinya, dan ternyata sama dengan yang si A lihat. Dengan semangat si A langsung tanya ke si bapak itu seraya menunjuk ke arah wanita yang si A lihat. Tapi si bapak itu tidak melihatnya dan memarahi si A karena disangka si bapak si A itu bercanda. Karena aneh si A melihat lagi ke arah wanita itu tapi wanita itu memang masih ada.

Tak lama kemudian wanita itu melihat ke arah mereka tanpa ekspresi dan si A menunjukan kembali ke si bapak sambil menunjuk lagi ke wanita yang sedang melihat mereka berdua sambil memberitahu ciri2 wanita itu. Tapi kali ini si bapak itu bener2 marah, dan sontak si bapak itu memarahi si A dengan tegas dan memukul wajah si A, tapi si A memakluminya dan si bapak itu kembali menangis.

Dan entah kenapa setelah untuk kesekian kalinya melihat wanita itu, bulu kuduk si A jadi merinding seperti menyadari sesuatu ada yang lain dengan tatapan wanita itu. Si A berpikir apa mungkin itu adalah arwah istri bapak yang dia temenin yang tubuhnya masih terjebak di mobil, makanya si bapak tidak bisa melihat wujudnya, tapi kenapa si A bisa melihat, itu membuat si A semakin bingung.

Si A jadi lemes, sambil melihat si bapak yang tertunduk sambil menangis, si A mencoba menghampiri wanita itu. Si A tegang sekali, wanita itu hanya memandangnya yang berjalan menghampirinya. Si A melihat ada darah kering keluar dari kupingnya. Wanita itu terus melihat si A tanpa berpaling ke arah lain.

Tiba2 ada seorang laki2 mendatangi wanita itu. Dengan panik laki2 itu berkata "Bu, sudah bisa diangkat". Lalu laki2 itu menggandeng wanita itu menuju tengah jalan menuju ke arah mobil yang tergencet itu. Si A bingung dan tak bisa berbicara, si A hanya bisa mengikuti kedua orang itu dan menembus kerumunan orang dan disana beberapa meter di truk besar itu tergeletak seorang laki2.

Orang2 berkerumun mencoba untuk membangunkannya. Sementara si A kaya mengenali pria yang tergeletak tersebut. Si A melihat wanita yang tadi berlari ke arah laki2 yang tergeletak itu. Wanita itu menangis sambil memanggil "Papah jangan tinggalin ibu", kurang lebih seperti itu.

Si A berjalan perlahan mendekati mereka. Ketika sampai orang2 berkata "Inalillahiwainailaihi rojiun". Orang yang tergeletak itu meninggal, seketika si A sangat kaget, kepalanya sakit ketika melihat laki-laki itu. Si A kaget bahwa ternyata laki2 yang baru meninggal itu adalah Laki-Laki yang tadi menangis memanggil istrinya yang telah lama sama si A ditemenin di bawah pohon disana. Si A berpikir berarti yang dia temanin itu adalah arwah si bapak yang telah meninggal di tengah jalan itu, pantesan si bapak itu tidak bisa melihat wanita itu yang ditunjuk sama si A. Seketika si A langsung tidak sadarkan diri.

Sekian dulu ea, kepanjangan kayanya. Wassalam.wr.wb. ditunggu komentarnya...
Juli 15, 2011

Bayangan Putih di Atas Tower

Kiriman cerita misteri dari A.J.

Ni cerita gw lupa kapan kejadiannya, mungkin sekitar 3 tahun lalu, jaman gw masih di SMA kelas 2 atau 3. Rumah gw di daerah Cibinong Jawa Barat, tepat disisi jalan raya. Belakang rumah gw tuh kosong, tapi jarak 12 meter ada kuburan-kuburan yang ga banyak, juga ga sedikit. Disamping rumah gw, agak kebelakang ada tower jaringan telepon selular, masih baru juga dibangunnya, sekitar 2005.

Nah malam itu, gw coba cari angin keluar rumah, daripada gw suntuk didalem. Rumah gw dipagar sekelilingnya, jadi dari teras ke pagar ada halamannya. Gw berdiri di halaman itu, lihat kanan kiri, depan tanpa lihat belakang (ngapain lihat belakang, kan dari dalem rumah). Jalan masih cukup ramai oleh hiruk pikuk kendaraan (kendaraan roda 4, kendaraan roda 2, kendaraan tak beroda). Ga sengaja gw noleh ke arah atas tower, gw lihat ada orang disana pakai baju putih yang gw kira tu kemeja yang ga dikancing, jadi berkibar-kibar layaknya superman!

Eit, bajunya ilang, kayanya lepas dan jatuh ke bawah karena angin malam yang cukup kencang lagi dingin, sehingga orang tadi nampak menghilang di kegelapan malam karena selembar bajunya yang putih dan terlihat di kegelapan itu jatuh. Memang biasanya orang tower (begitu julukan gw buat orang-orang dari seluler itu) mengecek keadaan peralatan tower, listrik dan lainnya, jadi gw coba aja ke belakang dan lihat keadaan tower bersama orang-orangnya itu, kali aja bisa hilangin suntuk plus ngantuk gw.

Sesampainya di TKP, gw tetap lihat ke atas. Lho?? sudah ga ada orangnya, cepat betul dia turun kebawah. Dan menolehlah gw ke bagian bawah tower, yang sejajar dengan tempat gw berpijak. Alamaaak, pintunya masih terkunci rapat, harusnya kalau ada yang ngecek, pintu itu dibuka bersama kunci dan gemboknya yang gede itu. Dah pasti ini bukan manusia, dan juga bukan manusia yang diculik alien, karena ga ada crop circle yang katanya bekas alien meski gw gak percaya. Ya udah, sebagai jenius yang awam gw ga pikir panjang lagi, dan berjalan ke arah rumah lagi. Karena gw pikir tu mba kun taw semacemnya bisa turun tower cepet banget, ngapain juga gw lari, pasti cepetan dia dari gw kalau mau ngejar.
Juli 15, 2011

Suster Ngesot di RS Bandung

Kenalin nama aku Yasarah. Ini pengalaman pribadiku. Cerita ini diceritakan oleh orangtuaku.

Waktu itu mama ku melahirkanku di Bandung, sekitar tahun 1999. Setelah melahirkan mama ku menginap di rumah sakit dulu. Waktu itu papa ku belum sempat ambil baju2 mama ku. Setelah papa ku mengambil baju, dia kembali ke rumah sakit itu.

Tiba-tiba, papa ku mendengarkan suara wanita yang kesakitan (kayak mau melahirkan gitu) terus papa ku cek aja ke semua ruangan yang ada disitu. Pas jalan ke ujung, papa ku ngedengerin suara itu dari ruangan yang paling ujung, trus papa ku samperin deh. Eh, taunya bukan suara wanita malah ada darah. Terus papaku jalan lagi ke kamar mama ku.

Nah, disini pas di tempat buat bayi gitu (kan dipisah dulu sama ibunya), di kamar itu ada 3 bayi termasuk aku. Disebelah kamar itu ada kamar mayat. Nah sekitar jam 1 gitu dokter meriksa tempat itu. Pas masuk kamar, JRENG JRENG JRENG! kata dokter itu ada wanita yang lagi ngesot-ngesot gitu kayak mau ngambil salah satu dari 3 bayi itu. Dokter itu pengen mencegahnya, tapi kakinya ga berkutik sama sekali, dan ga bisa ngomong sama sekali. Dan lebih anehnya lagi, dokter itu pingsan disitu.

Pas paginya, rumah sakit gempar. Hilang satu bayi dari 3 bayi yang ada. Yang diambil itu paling kanan kalo ga salah. Dokter itu menceritakan ke orangtua ku. Orangtua ku sih setengah percaya setengah enggak. Tapi, setelah dikabari emang dulu juga pernah ada kejadian begini, orangtua ku percaya aja. Sampe saat ini rumah sakit itu masih ada dan masih selalu ramai. Waktu itu sempat ngelewatin pas mampir ke Bandung :)
Juli 15, 2011

Pohon Angker

Asslamualaikum... kenalin namaku Nesa aku tinggal di daerah Ciamis. Langsung aja ya...

Cerita ku bermula dari pengalaman tetangga dekat rumahku. Di belakang rumahnya ada pohon nangka tapi gak begitu besar sih. Nah disampingnya ada lapangan voli yang cukup angker.

Ceritanya waktu jam 4 dinihari tetangga ku yang bernama bu Yuyu itu cuci piring di halaman belakang, karena ibu itu hanya punya sumur jadi suka mandi dan kegiatan lainnya disitu. Saat itu bu Yuyu belum ngerasain hal aneh, maklum masih asik nyuci piring...

Setelah ibu itu mo mengambil tempat penyimpanan piring, ibu itu ngerasa ada yang perhatiin dia di atas pohon, tapi ga dirisaukan. Bu Yuyu pun melanjutkan cuci piring, tapi ibu Yuyu ngerasa ada yang lempar pake batu kecil. Saat bu Yuyu melihat ke arah yang melempar tiba2 astagfrllh udah besar berbulu mata melotot item pula... Spontan bu Yuyu lari terbirit2 ampe kecium pintu lagi. Dari kejadian itu bu Yuyu memutuskan bikin WC karena saking takutnya.

Nah di lapangan voli sendiri juga angker. Dulu juga warga sekitar rumah sering lihat tuyul atau pocong disana lagi duduk di pohon kapuk. Ada juga tetanggaku rumahnya dekat lapangan itu meninggal karena jatuh terpeleset di dekat pohon kapuk itu, yang ngerinya lagi, itu seorang ibu muda yang lagi hamil 8 bulan. Kejadian itu bikin gempar di kampungku, karena ada yang bilang saat jatuh roh ibu muda itu diambil sama penghuni tu pohon...

Maaf ya kalau ada kata2 yang salah, maklum baru pertama kali

Wasalammualaikum
Juli 15, 2011

Peristiwa Taman Kota Bandung

Nama saya Agung, saya ingin menceritakan kejadian supranatural satu bulan yang lalu. Saya masih pemula, jadi kalau susunan kata acak-acakan tolong dimaklumi.

Ketika itu, teman saya Udin meminta saya menemaninya liburan diakhir pekan. Saya dan Udin pergi ke Taman Kota di kota Bandung. Udin yang mendapat kabar saudaranya yang juga tinggal di Bandung sakit langsung mohon pamit. Udin berjanji pada saya akan menjemput saya jam empat sore.

Tapi Udin ternyata berbohong, saya menunggu di bawah pohon dua jam dan sekarang jam enam. Cuaca mulai gerimis, saya setengah marah pada Udin yang melanggar janji. Ada seorang laki-laki mendekati saya, "Mas, cepet pulang sekarang aja, taman kota ini berhantu lho mas. Biasanya kalau malam, palang-palang di sini bergerak-gerak sendiri, ayunannya juga". Saya yang tidak percaya hanya mengangguk-ngangguk mengiyakan, karena saya tidak mempercayai hantu atau semacamnya.

Karena kebetulan saya sama sekali tidak mempunyai ongkos pulang, saya menunggu Udin lagi. Walaupun dapat pinjam uang tetangga setelah sampai saya tetap tidak enak. Saya duduk-duduk sampai tidak terasa sudah jam sepuluh malam, tinggal saya sendirian. Saya melayangkan pandangan ke ayunan dan palang-palang, semuanya bergerak-gerak sendiri. Saya masih berusaha menjaga pikiran saya untuk tidak kabur atau takut. saya membuang perasaan takut saya jauh-jauh.

Sekitar jam sepuluh tiga puluh, saya sudah kehilangan kesabaran. Saya marah sampai rokok yang saya hisap saya buang jauh, Udin memang benar-benar menipu saya. "Sialan si Udin!" saya berteriak keras, saya yang terkena hipertensi memang begini kalau marah, saya cepat-cepat beristigfar.

"Ada apa, mas?" tiba-tiba saya mendapati perempuan dengan baju singlet berdiri di depan saya, wajahnya cantik sekali.

"Belum pulang mas?" dia bertanya lagi.

"Belum, kalau mbak sendiri??" saya balas bertanya.

"Saya nunggu dijemput kakak saya," dia menjawab.

"Mas di sini angker lho, mas, banyak orang yang agak takut ke sini,"

"Ah, nggak juga mbak, di sini menurut saya bagus-bagus aja". Tapi perasaan saya yang ketakutan gara-gara melihat palang-palang dan ayunan bergerak sendiri membuat saya sedikit percaya taman ini berhantu.

"Oh, iya, mbak kita belum kenalan, nama saya Agung, nama mbak siapa?"

Mbak-mbak tadi membalikkan badan. "Jelek mas,"

"Ah, orang mbaknya saja cantik, pasti mbak namanya bagus,"

"Nggak usah, mas,"

"Ayolah, mbak," saya tetap membujuk mbak-mbak itu.

"Tapi mas janji nggak boleh takut,"

"Ya iyalah, mbak, masa nama saja takut,"

"Ya sudah, nama saya Maryati,"

"Wah namanya bagus sekali mbak,"

"Alias ... MAYAT!"

Saya terkejut, ingin saya teriak tapi nafas berhenti di tenggorokan. Suara saya seperti tercekat. Mbak itu membalikkan badan, mukanya berbekas luka sayatan, wajahnya hancur seperti habis terguyur air mendidih. Saya berlari juga susah sekali karena takut. Saya merinding dahsyat sampai saya rasa saya akan pingsan, saya mencoba mengatur nafas dahulu. Saya mencoba untuk lari.

Di depan gerbang taman, saya melihat ke belakang. Maryati alias mayat itu masih mengikuti saya. Saya mencoba sedikit tenang, lalu saya berlari sekencang-kencangnya. Setelah sampai, saya bertemu Udin yang sedang menaiki vespa melihat saya.

"Kemana aja kamu, Din?!" saya membentaknya.

"Lho? saya sudah mencari mas muter-muter di taman dari jam delapan tadi tapi mas nggak ada".

"Jangan bohong kamu! kamu bikin aku ketemu hantu, Din! sialan kamu!" saya berteriak, lalu cepat-cepat beristigfar.

"Tadi, mas, dimana?"

"Saya duduk di deket pohon," saya mencengkram tangan udin.

"Lho? pohon mangga itu, kan, mas?! saya udah nyari di bangku deket sana tapi nggak ada".

"ya udah, Din, cepet anter aku pulang!"

"Ya, udah, ayo, mas,"